Kapan harus menggunakan GraphQL ?

emaneman - Kapan harus menggunakan GraphQL ? | Hai Hai, Dini Hari ini mamang eman mau sharing nih mengenai teknologi. hehehe mamang gak kudet kok. hmmmm hari ini mamang lagi ngobs2 sama teman mamang. terus keluarlah topik GraphQL. Mungkin sebagian dari temen-temen sudah mengetahui apa fungsi dari GraphQL. 

Graphql

Namun disini mamang akan membahas Kapan harus menggunakan GraphQL ?. So, Bagi teman-teman yang ingin mengetahui Kapan harus menggunakan GraphQL ?. Disini adalah tempat yang tepat.

Graphql merupakan sebuah konsep yang bisa di katakan hal yang baru dalam membangun API. o iya QL itu sendiri maksudnya Query Language yang di kembangkan oleh Facebook. Graphql tidak berhubungan langsung dari database. tujuannya di bangun query ini ialah untuk mempermudah komunikasi data dari backend dan frontend. Jika ingin melihat posisinya bisa langsung melihat gambar berikut.

Posisi GraphQL

Detailnya bisa dilihat di link berikut ya:
http://graphql.org/code/ .


Kapan harus menggunakan GraphQL ? berikut listnya ya:

  1. Saat pemerosesan data berupa JSON, GraphQL cocok untuk hal ini. 
  2. Saat terjadi banyak overfetching.
  3. Mendukung rapid development, dengan GraphQL tidak perlu in touch lagi ke backend karena GraphQL dapat memilih data yang kita inginkan.
  4. Client Driven- Api, Sama seperti point 3 
  5. Complicated data comunication, salah satu sumber mengatakan bahwa rest api masih lebih cepat dengan GraphQL Disaat komplikasi data rendah.
  6. Rich open-source ecosystem and an amazing community
Semoga Bermanfaat.
note:
-Overfetching atau pengambilan data berlebih adalah di mana client mendapatkan lebih banyak data daripada yang dibutuhkan komponen fitur tertentu.

Posting Komentar

0 Komentar